twitter


     Jambu batu sering disebut jambu biji, jambu siki, dan jambu klutuk. Buah yang satu ini berasal dari Brazil. Daging buah dari jambu biji ini ada yang berwarna putih dan ada juga yang daging buahnya berwarna merah. Jambu biji merah sering kita dengar untuk mengobati penyakit demam berdarah. Apakah itu benar? Yuk kita intip ulasan di bawah ini.


     Berikut kandungan buah jambu biji dan manfaatnya :
Vitamin C pada buah ini berfungsi untuk pertahanan tubuh terhadap berbagai penyakit.
Kandungan vitamin A nya dapat menjaga kesehatan mata.
Vitamin B pada buah ini akan membantu perkembangan otak dan metabolisme tubuh.
Antioksidan dalam jambu biji dapat memperbaiki sel jaringan tubuh yang rusak.
Zat besi yang dikandungnya sangat baik untuk proses pembentukan sel darah merah.
Kalium pada buah ini baik untuk meningkatkan kerja otot, mengoptimalkan kerja jantung, dan membantu mengatur penyebaran gizi dalam tubuh.
Kandungan likopen yang sangat tinggi berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari penyakit kanker.
Senyawa tanin dalam buah ini dapat membunuh virus dan bakteri merugikan dalam tubuh. Senyawa tanin ini menyebabkan rasa sepat buah ini.
Daun jambu biji digunakan untuk obat diare, gastroenteritis, dan keluhan lain yang berhubungan dengan pencernaan.
Kandungan potasiumnya dapat meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifan kontraksi otot, mengatur pengiriman zat gizi ke sel tubuh, mengendalikan keseimbangan cairan pada jaringan sel tubuh, dan menurunkan hipertensi.
Jus jambu biji bagus untuk dikonsumsi pasien demam berdarah.
Jambu biji merupakan sumber serat pangan yang bermanfaat untuk mencegah penyakit degeneratif seperti kanker usus besar, gangguan jantung, diabetes melitus, hipertensi, dan penyakit batu ginjal.
Jambu biji dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh sehingga terhindar dari resiko hipertensi yang dapat memicu stroke.
Jambu biji ini dapat dimanfaatkan untuk mengobati penyakit DBD, diare, maag, disentri, perut kembung pada anak, sakit kulit, diabetes, sariawan, ambeien.


Sumber :





0 komentar:

Posting Komentar